Kamboja

Plumeria spp.

Pohon kecil yang batangnya berkayu, keras, tebal, namun bercabang banyak dan tumbuh cepat, dengan tinggi mencapai 1.5 hingga 6 meter. Ciri khasnya adalah memiliki daun yang jarang namun tebal, lonjong, dan gugur saat musim kemarau di iklim tropis. Bunga Kamboja muncul dalam gerombolan di ujung ranting, berbentuk terompet dengan lima helai mahkota, dan memiliki beragam warna seperti putih, kuning, merah, hingga pink keunguan, dengan aroma yang khas dan sangat wangi.
Nama LatinPlumeria spp.
Nama FamiliApocynaceae
Distribusi AsliNeotropika, meliputi Meksiko, Amerika Tengah, Karibia, dan Amerika Selatan
Ruang Tumbuh OptimalTanaman tropis dan subtropis yang sangat tangguh dan tahan kekeringan. Membutuhkan sinar matahari penuh (minimal 6 jam sehari) untuk merangsang pembungaan yang optimal dan lebat. Kamboja dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga tinggi dan sangat adaptif terhadap lingkungan
PemanfaatanMemiliki nilai estetika dan spiritual yang tinggi. Bunga-bunganya yang harum digunakan untuk upacara adat (di Bali), karangan bunga (Lei di Hawaii), dan aromaterapi untuk mengurangi stres, meningkatkan mood, dan meredakan sakit kepala. Secara farmakologi, ekstrak bunga, daun, dan kulit batang mengandung senyawa seperti flavonoid dan alkaloid yang berkhasiat sebagai anti-inflamasi, analgesik (pereda nyeri), dan antiseptik, serta digunakan secara tradisional untuk mengobati bengkak, bisul, sariawan, dan gangguan pencernaan.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!